Responsive image

SDN SOLOKANJERUK 02

JL. SASTRA NO.14 DESA SOLOKANJERUK KECAMATAN SOLOKANJERUK KABUPATEN BANDUNG

Responsive image

PERJUANGAN MEREBUT PRESTASI JAWABARAT

Jumat, 28 Nov 2025 14:27:10

Kisah Inspiratif Mikaila Maryan Tejakusuma:

Meraih Prestasi di Tengah 1.123 Peserta dari 154 Sekolah dan 15 Kota/Kabupaten Jawa Barat**

Dalam setiap prestasi besar, selalu ada kisah kecil yang bergerak di belakangnya—kisah tentang tekad, air mata, dan keberanian untuk terus mencoba. Demikian pula perjalanan Mikaila Maryan Tejakusuma, salah satu siswi berbakat yang berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada Olimpiade Jawa Barat, sebuah ajang bergengsi yang diikuti oleh 154 sekolah, 1.123 peserta, dan tersebar dari 15 kota dan kabupaten.


Awal Perjalanan: Mimpi yang Sederhana

Mikaila bukanlah anak yang langsung percaya diri. Di awal, ia sempat ragu apakah dirinya mampu bersaing dengan ratusan peserta lain. Namun, di balik keraguan itu, ia menyimpan satu hal yang sangat kuat: keinginan belajar yang tidak pernah padam.

Setiap hari, selepas pulang sekolah, Mikaila menghabiskan waktu lebih lama di meja belajarnya. Sementara teman-temannya bermain di luar, ia memilih membuka buku latihan, menyelesaikan soal demi soal, dan berkonsultasi dengan guru pembimbing untuk memperdalam pemahaman.

Saya tidak ingin menjadi terbaik dari orang lain, saya hanya ingin menjadi lebih baik dari diri saya kemarin,” ujar Mikaila suatu ketika kepada gurunya. Sebuah kalimat sederhana, namun menggambarkan kedewasaan seorang anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar.


Latihan Panjang yang Menguras Air Mata

Tidak semua proses berjalan mudah.

Ada hari-hari ketika Mikaila merasa kelelahan. Ada malam-malam ketika ia menangis karena soal latihan terasa terlalu sulit. Bahkan, pada beberapa kesempatan, ia sempat berpikir untuk menyerah.

Namun setiap kali rasa putus asa muncul, ia selalu teringat satu hal: percaya pada doa orang tua dan bimbingan guru. Ibunya yang selalu duduk di sampingnya saat belajar, gurunya yang tak pernah lelah membimbing, serta teman-teman yang memberikan dukungan kecil namun berarti—semua itu membuat Mikaila kembali berdiri.

“Kalau capek, berhenti sebentar, Nak. Jangan berhenti selamanya,” pesan ibunya. Nasihat itulah yang menjadi kekuatan terbesarnya.


Hari Perlombaan: Menembus Lautan Peserta

Suasana Olimpiade Jawa Barat tahun ini terasa berbeda—lebih besar, lebih ramai, dan tentu saja lebih menantang. Tercatat 1.123 peserta memadati ruang lomba, mewakili 154 sekolah dengan latar belakang prestasi luar biasa.

Di tengah ribuan peserta itu, Mikaila melangkah masuk dengan tangan bergetar. Namun ia mengingat semua perjuangan panjang, jam tidur yang berkurang, latihan yang tidak pernah berhenti, serta doa-doa yang dipanjatkan untuknya.

Dan di ruang itu, Mikaila melakukan yang terbaik.

Ia membaca setiap soal dengan hati-hati, menulis dengan tenang, dan tidak membiarkan rasa gugup menguasainya. Setelah waktu selesai, ia menarik napas panjang—apa pun hasilnya nanti, ia tahu ia telah berjuang sekuat tenaga.


Momen Mengharukan: Ketika Namanya Diumumkan

Ketika panitia mulai menyebutkan nama para peraih juara, ruangan mendadak sunyi. Jantung Mikaila berdegup cepat, sementara guru dan orang tuanya menggenggam tangan, berharap dengan penuh harap.

Hingga sebuah nama dipanggil:

“Mikaila Maryan Tejakusuma…”

Suasana berubah menjadi sorakan haru. Mikaila terkejut, menutup mulutnya, dan air mata langsung mengalir tanpa bisa ditahan. Ia naik ke panggung dengan langkah gemetar, namun wajahnya bersinar penuh bangga.

Di panggung itu, Mikaila bukan hanya membawa pulang sebuah medali. Ia membawa pulang hasil dari ketekunan, keberanian, dan kerja keras yang tidak pernah menyerah.


Inspirasi untuk Seluruh Siswa

Prestasi Mikaila bukan hanya kemenangan pribadi. Ini adalah pesan kuat untuk seluruh siswa:

Bahwa impian apa pun dapat diraih, meski harus menghadapi ribuan pesaing.
Bahwa hasil tidak akan mengkhianati usaha.
Dan bahwa perjuangan seorang anak yang mau berusaha lebih, pasti akan menemukan jalannya.

Mikaila telah membuktikan bahwa anak SD pun bisa menembus kompetisi besar tingkat provinsi, selama ia memiliki tekad, disiplin, dan dukungan dari guru serta orang tua.


Sebuah Kisah yang Akan Terus Dikenang

Perjalanan Mikaila Maryan Tejakusuma akan menjadi salah satu kisah terbaik yang pernah ditulis dalam sejarah sekolah. Kisah tentang seorang siswi sederhana yang berjuang keras hingga menembus batas kemampuannya sendiri.

Dan hari ini, prestasi yang ia raih bukanlah akhir perjalanan—melainkan pintu baru menuju masa depan yang lebih cerah.

Selamat untuk Mikaila.
Teruslah bersinar, dan jadilah inspirasi bagi generasi berikutnya.